7 Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Pemilihan Umum

Tepat pada tanggal 17 April 2019 nanti kita akan melaksanakan pesta demokrasi. Pesta ini merupakan pesta besar yang dirayakan setiap lima tahun sekali. Hiruk pikuk kemeriahannya dirayakan oleh semua orang. Oleh karena itu janganlah salah langkah dalam perayaan ini, salah-salah nantinya kita malah tidak bisa mengikutinya. Berikut 7 hal yang perlu diperhatikan ketika pemilihan umum tanggal 19 April 2019 nanti.

1. Mengecek namamu didaftar pemilih tetap 2019

Hal yang pertama kali harus diperhatikan ketika Pemilu yaitu memastikan nama kita masuk kedalam daftar pemilih tetap tahun 2019. Teman-teman sekalian bisa mengecek daftar pemilih tetap tahun 2019 di website lindungihakpilihmu.kpu.co.id. Kita hanya diminta untuk mengisi nama dan NIK (Nomor Induk Kependudukan). Bagi yang sudah terdaftar sebagai pemilih tetap maka akan muncul biodata kalian beserta lokasi pemilihan (Nomor Tempat Pemungutan Suara). Keterangan tersebut akan muncul hanya bagi pemilih yang sudah terdaftar sebagai pemilih tetap. Selain melalui website tersebut, teman-teman bisa juga mengecek melalui aplikasi KPU RI PEMILU 2019. Aplikasi tersebut bisa didownlod di App Store bagi pengguna iOS dan di Play Store bagi pengguna Android.

2. DPT, DPTb dan DPK

Sebagai calon pemilih, ada baiknya kita mengetahui 3 daftar pemilih yang telah ditentukan oleh KPU. Pertama, DPT adalah Daftar Pemilih Tetap, orang-orang yang masuk kedalam DPT merupakan pemilih yang telah terdata di KPU secara otomatis. Setiap orang yang masuk kedalam DPT nantinya akan mendapatkan formulir C6 yang berfungsi sebagai syarat untuk dapat menggunakan hak pilihnya.  Kedua, DPTb adalah Daftar Pemilih Tambahan yang berarti merupakan pemilih yang sebelumnya tidak terdaftar sebagai DPT atau terdaftar di DPT daerah lain dan ingin mengajukan perpindahan TPS. Untuk bisa masuk kedalam DPTb, calon pemilih harus mengurusnya ke instansi terkait (prosedurnya sudah melewati batas waktu). Nantinya pemilih yang masuk kedalam DPTb akan mendapatkan formulir A5 sebagai tanda yang digunakan sebagai syarat untuk melakukan pemilihan. Ketiga, DPK atau Daftar Pemilih Khusus merupakan daftar untuk mengkategorikan pemilih yang tidak terdaftar pada DPT dan DPTb namun memiliki hak untuk memilih. Biasanya yang masuk kedalan DPK adalah pemilih pemula yang baru pertama kali ikut pemilihan umum. Untuk bisa mencoblos, seorang yang masuk kedalam DBK harus melampirkan E-KTP ke petugas TPS yang sesuai dengan alamat TPS di E-KTP. Dan pemilih yang masuk kedalam DBK baru bisa mencoblos setelah jam 12 hingga jam 1 siang.

3. Menyiapkan pilihan sebelum datang ke TPS

Hal kedua yang harus diperhatikan dalam pemilihan umum yaitu mengetahui orang yang akan dipilih. Mayoritas dari kita lebih mengenal calon presiden dan wakil presiden dibandingkan dengan calon-calon legistlatif. Hal ini karena calon presiden dan wakil presiden lebih sedikit dibandingkan dengan calon-calon legistlatif yang bisa mencapai ratusan. Kami merekomendasikan para pemilih semua yang ingin mengetahui calon legislatif yang bisa dipilih pada saat pemilihan umum dengan cara mengecek website calegpedia.id atau JariUngu.com. Melalui website tersebut para pemilih bisa melihat siapa saja calon legislatif yang bisa dipilih dan sedikit informasi mengenai profil mereka. Selain itu kalian juga bisa melihat daftar calon tetap (DCT) yang telah redaksi kami susun di link berikut.

KLIK DISINI UNTUK MELIHAT DAFTAR CALON LEGISLATIF DI PROVINSI JAMBI.

4. KPU merilis daftar caleg yang pernah terjerat kasus korupsi

Untuk informasi saja kepada teman-teman sekalian, Komisi Pemilihan Umum pernah membuat daftar nama calon legislatif yang pernah terjerat kasus korupsi. Didalam daftar nama tersebut ada nama-nama calon legislatif yang berasal dari Jambi. Informasi inj tentunya sangat penting untuk kita perhatikan secara seksama. Walaupun demikian, tetap pilihan jatuh ditangan teman-teman sendiri. Berikut daftar calon legislatif yang pernah terjerat kasus korupsi.

5. Kertas suara yang diberikan berjumlah 5

Pada pemilihan umum tahun 2019 ini kita akan memilih 5 orang/pasangan. Oleh karena itu ketika kita pergi ke TPS nantinya akan diberikan 5 kertas suara sekaligus. Dan setiap kertasnya memiliki warna yang berbeda-beda.

  • Kertas suara warna abu-abu: kertas suara untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden
  • Kertas suara warna kuning: kertas suara untuk memilih anggota DPR RI
  • Kertas suara warna merah: kertas suara untuk memilih anggota DPD RI
  • Kertas suara warna biru: kertas suara untuk memilih anggota DPRD Provinsi
  • Kertas suara warna hijau: kertas suara untuk memilih DPRD Kota/Kabupaten

Setelah mendapatkan kertas suara, pastikan 5 surat suara yang diterima oleh teman-teman telah ditandatangani oleh KPPS ya. Kalau belum ada tandatangannya jangan diterima agar hak suara kalian diterima dan dianggap sah oleh petugas TPS.

6. Datang ke TPS pada waktu yang telah ditentukan

Setelah teman-teman menentukan pilihan jangan lupa datang ke TPS ya, akan percuma jika sudah menentukan pilihan tapi tidak datang ke TPS dan mencoblos. Waktu pemungutan suara jatuh pada hari Rabu tanggal 17 April 2019, dimulai dari pukul 07.00 – 13.00 (untuk DPT & DPTb) dan pukul 12.00 – 13.00 (untuk DPK). Ketika hendak ke TPS jangan lupa untuk membawa formulir model C6 atau A5 dan identitas diri (E-KTP). Setelah di TPS diharapkan untuk mengikuti semua prosedur yang banyak terpampang di TPS. Setelah itu cobloslah surat suara sesuai dengan pilihan yang telah ditentukan di nomor urut, foto, nama salah satu calon, tanda gambar partai politik atau gabungan partai politik dalam surat suara.

7. Mencelupkan jari kedalam tinta

Hal terakhir yang perlu diperhatikan yaitu jangan lupa mencelupkan jari kedalam tinta. Hal ini diperlukan sebagai tanda teman-teman telah menggunakan hak pilihnya di pesta demokrasi. Selain itu, dengan mencelupkan jari kedalam tinta juga bisa dijadikan objek foto dan selfie dengan jari bertinta lalu posting ke akun instagram masing-masing. Tindakan ini merupakan salah satu ajang menunjukkan eksistensi diri kalian sebagai anak muda yang berpartisipasi aktif dalam pemilihan umum. Tapi ada satu hal yang harus dipatuhi, jangan mencelupkan semua jari kedalam tinta ya. Hal tersebut nantinya menyebabkan petugas TPS marah, waspadalah.

Related posts

Jambi Sumbang Dua Festival di 100 Calender of Events Indonesia

Reiki Nauli

Belajar Makna Kehidupan dari Ketimun Bungkuk, Dialekito Karaoke #3

Reiki Nauli

Andai Provinsi Jambi menjadi Tuan Rumah Asian Games

Latoiful Manan

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More