Pakaian Adat Wanita dari Jambi

Pakaian adat mengandung makna sebab dibaliknya tersimpan banyak sejarah, cermin dan karakter suatu peradaban. Meskipun penggunaan pakaian adat terbatas hanya di acara tertentu, akan tetapi saat ini semangat melestarikan pakaian adat sebagai salah satu budaya mulai digandrungi oleh anak muda. Sebagian ornamen dan simbol simbol khas pakaian adat mulai dipadu padankan dengan fashion saat ini.

Pada kesempatan kali ini, tim dialektiko akan membahas mengenai pakaian adat wanita dari Jambi. Apabila kanti-kanti ingin membaca tulisan mengenai pakaian adat pria dari jambi klik di sini ya.

Seperti halnya pakaian adat yang digunakan oleh pria. Kesamaan utama antara pakaian adat pria dan wanita terletak pada warna yaitu merah sebagai warna dominan dan kuning emas sebagai warna pelengkap untuk aksesoris seperti gelang, kalung, cincin dan anting. Pakaian adat wanita juga sengaja dibuat tanggung seperti jubah. Konon, hal tersebut dilakukan bertujuan untuk mempermudah wanita melakukan aktivitas sehari-harinya.

Sebagai penutup kepala, wanita jambi menggunakan mahkota (pesangkon) dilengkapi dengan hiasan logam menyerupai duri pandan berwarna kuning emas. Desain penutup kepala pada pakaian adat wanita dan pakaian adat pria sangat berbeda. Penutup kepala wanita memiliki bagian runcing menyerupai segitiga lebih banyak dibandingkan penutup kepala pria.

Berbicara tentang aksesoris, pakaian adat wanita memiliki lebih banyak aksesoris. Anting dan cincin terbagi atas dua jenis. Kalung terbagi atas tiga jenis yaitu kalung tapak, kalung sembilan, kalung jayo. Gelang tangan terdiri atas gelang kilat bahu, gelang ceper, gelang buku beban dan gelang kano. Terakhir, gelang kaki terbagi atas gelang ular melingkar dan gelang nago betapo.

Selain aksesoris tersebut, pakaian adat wanita juga menggunakan aksesoris ikat pinggang (sabuk) dan penutup dada (teratai dada). Perbedaan antaranya keduanya terletak pada ukuran. Ukuran penutup dada dan sabuk pakaian adat wanita memiliki ukuran yang lebih besar.

Demikian adalah gambaran sederhana pakaian adat jambi yang digunakan oleh wanita. Konon, pakaian adat wanita tersebut digunakan oleh keluarga raja dan keturunan bangsawan. Sedangkan masyarakat biasa menggunakan pakaian seadanya.

 Tulisan ini diedit oleh : Haviz Kurniawan | Referensi featured image

Related posts

Tapa Malenggang, Ikan Khas Bersejarah dari Bumi Batanghari

Haviz Kurniawan

Lembaga Adat Melayu Jambi, Jangan Lupakan Budaya Lokal

Reiki Nauli

Tari Sekapur Sirih, Warisan Budaya Leluhur Jambi

masfiiq

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More