Liberika Tungkal: Kopi Hitam Nikmat dari Tanjung Jabung

Kopi Liberika Tungkal mungkin masih terdengar asing di kalangan masyarakat Indonesia. Kopi jenis ini memang jarang karena di Indonesia didominasi oleh produksi kopi Arabika dan Robusta. Salah satu daerah di Indonesia yang membudidayakan kopi liberika yaitu di Tanjung Jabung Barat, Jambi.

Jenis kopi yang ditanam di daerah Tanjung Jabung Barat Jambi adalah kopi Liberika Tunggal Komposit atau biasa disebut kopi Libtukom. Libtukom merupakan salah satu varietas dari spesies kopi liberika yang dianjurkan ditanam di Indonesia.

Kopi liberika asal Jambi merupakan kopi libtukom unggulan yang ditanam di Indonesia. Keunggulan tersebut disebabkan oleh karakteristik tanaman kopi yang tahan hama karat daun dan bisa ditanam di dataran rendah maupun lahan marjinal (tanah gambut).

Kopi liberika memiliki ciri-ciri yang sangat mencolok dibandingkan dengan kopi arabika maupun robusta. Aroma kopi liberika sangat khas dan lebih menyengat tajam. Pohon kopi liberika sendiri bisa mencapai 9 meter. Ukuran daun, cabang, bunga dan buah juga lebih besar dibandingkan dengan kopi arabika dan robusta.

kopi-liberika-dk_2
Biji Kopi Arabika, Liberika dan Robusta

Kopi liberika juga memiliki keunikan dibandingkan dengan tanaman kopi jenis lain. Salah satunya yaitu biji kopi liberika yang memiliki ukuran tidak seragam dalam satu pohon yang sama. Keunikan lainnya yaitu daun tanaman kopi liberika yang lebih mengandung kafein dibandingkan dengan bijinya.

Masyarakat Tanjung Jabung Barat sudah menanam kopi jenis liberika sejak tahun 1940-an. Mereka menanam kopi liberika di lahan gambut yang memiliki tingkat keasaman tanah yang tinggi. Tanpa mereka sadari, kegiatan penanaman kopi yang mereka lakukan sebenarnya telah berkontribusi dalam menyelamatkan lahan gambut dari degradasi.

Baca Juga Kopi Jambi yang Banyak Digemari dan Wajib Dicicipi (seri#1)

Penanaman kopi liberika di Tanjung Jabung Barat tersebar di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Betara, Pengabuan dan Bram Itam. Secara keseluruhan, lahan gambut yang telah ditanami kopi liberika mencapai 2.800 hektar. Dinas Perkebunan Provinsi Jambi menyebutkan bahwa produksi kopi liberika di Tanjung Jabung Barat bisa mencapai 1,4 ton pertahun dan diproyeksikan akan terus meningkat.

Kopi Liberika Tungkal telah mendapatkan sertifikat indikasi geografis kopi dari Ditjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham. Di daftar indikasi geografis kopi tersebut, hanya ada 2 jenis kopi liberika yaitu Kopi Liberika Tungkal dan Kopi Liberika Rangsang Meranti. Hingga Juli 2018, jumlah kopi yang terdaftar kedalam indikasi geografis kopi sebanyak 24 dan diprediksi akan terus bertambah.

kopi-liberika-dk_3
Indikasi Geografis Kopi

Indikasi geografis merupakan suatu tanda yang menunjukkan daerah asal suatu produk. Faktor alam dan faktor manusia bahkan kombinasi keduanya akan menghasilkan reputasi, kualitas dan karakteristik khusus suatu produk. Ini berarti Kopi Liberika Tungkal sudah memiliki pengakuan tersendiri yang memiliki reputasi, kualitas dan karakteristik khusus. Atau bisa dibilang Kopi Liberika Tungkal sejajar dengan kopi-kopi yang berasal dari daerah lain seperti Kopi Toraja atau Kopi Arabika Gayo.

Pemasaran kopi liberika juga cukup menjanjikan lantaran tidak banyak daerah yang menghasilkan kopi jenis ini. Biasanya para petani liberika menjual hasil panennya ke pengepul yang datang langsung ke mereka ketika masa panen tiba.

Pengepul kopi liberika bahkan ada yang berasal dari Malaysia dan Singapura. Malaysia sendiri merupakan pengkonsumsi kopi liberika terbesar di dunia. Selain itu sejumlah kafe di Sumatera bahkan Jawa juga banyak yang memesan kopi liberika dari Tanjung Jabung Barat.

Baca Juga Kopi Bubuk Cap AAA, Kopi Nikmat Warisan Nusantara

Harga jual kopi Libtukom di tingkat petani mencapai Rp 34 ribu per kilogram untuk kualitas sedang dan Rp 65 ribu per kilogram untuk biji kopi pilihan. Sedangkan untuk biji kopi sangrai dengan kualitas terbaik harganya lebih mahal lagi mencapai Rp 150 ribu per kilogramnya. Dan untuk kopi bubuk siap seduh harganya bisa mencapai Rp 160 ribu per kilogram.

kopi-liberika-dk_1
Biji Kopi Liberika Sebelum di Sangrai

Bagi yang ingin menikmati Kopi Liberika Tungkal asli dari kebunnya bisa mengunjungi Kafe Gerai Meja (Gerai UMKM Masyarakat Petani Kopi Liberika) yang berada di Tungkal. Atau bisa juga datang langsung ke beberapa cafe di Kota Jambi yang menyediakan kopi liberika seperti Camp Coffee, Koffiekopi dan Little Bar Coffee & Tea.

Kopi Liberika Tungkal juga tersedia dalam bentuk bubuk dalam kemasan. Beberapa merk dagang kopi liberika tungkal yang beredar di pasaran yaitu Kopi Liberika Tungkal Jambi Produksi Supadi, Kopi Liberika Tungkal Jambi Cap Jempol dan Kopi Liberika Tungkal Jambi Paristo.

Related posts

Nikmatnya Siomay dan Batagor Mang Aceng yang Melegenda

Arya Adhitya

Lemang Tape, Lemak nian Jok!

Haviz Kurniawan

5 Rekomendasi Instagram Foodies Jambi, Lapar sampai ke DNA

Reiki Nauli

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More