Andai Provinsi Jambi menjadi Tuan Rumah Asian Games

Asian Games menjadi berita terhangat di Indonesia dalam dua pekan terakhir. Hal ini tidak lain karena Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games yang ke-18. Ibukota Jakarta dan Palembang ditunjuk sebagai dua kota utama yang diamanahi sebagai tuan rumah. Alhasil dua kota ini menjadi kota yang paling ramai didatangi para atlet, penonton serta berbagai wisatawan dari negara-negara Asia bahkan dunia.

Sebagai orang yang suka iseng, saya pun merasa tertarik untuk membahas hal-hal mengenai Asian Games.  Kali ini saya akan menulis tentang imajinasi saya sebagai seorang yang suka berandai-andai. Namun karena artikel ini dimuat di platform yang berbau Jambi, maka saya akan mengikuti kaidah menulis yang juga berbau Jambi. Sehingga tulisan kali ini berjudul “Andai Jambi Menjadi Tuan Rumah Asian Games“.

Pengandaian ini tentunya hanya imajinatif belaka, bukan rancangan seorang akademisi apalagi memposisikan sebagai pengganti peran dari pemangku kebijakan. Ada beberapa poin menarik yang akan dijabarkan kepada pembaca mengenai Jambi, jika menjadi tuan rumah Asian Games. Dalam artikel ini, saya akan memberikan 3 opsi cabang olahraga yang mungkin bisa dilaksanakan di Jambi.

Venue Cabang Olahraga Sepakbola

Bila Jakarta terkenal dengan Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Palembang terkenal dengan Stadion Gelora Sriwijaya, maka saya akan mengandaikan Jambi terkenal dengan Stadion Tebo. Stadion Tebo sendiri digadang-gadang sebagai stadion termegah di Provinsi Jambi.

Stadion yang dibangun sekitar tahun 2015 ini menelan biaya sekitar 58 miliar rupiah. Stadion Tebo sendiri berarsitektur modern dengan tribun penonton yang mengelilingi lapangan membentuk ‘letter-O’. Stadion ini dipercaya mampu menampung lebih dari 20 ribu penonton.

Kapasitas stadion Tebo memang masih di bawah stadion-stadion penyelenggara Asian Games 2018. Seperti Stadion Pakansari yang mampu menampung 30 ribu penonton dan Stadion Si Jalak Harupat yang mampu menampung 27 ribu penonton.

Nah, selain Stadion Tebo, saya juga tertarik untuk menjadikan Stadion Bakti Karya Kuala Tunggal sebagai stadion kedua untuk dijadikan venue cabor sepakbola untuk Asian Games. Hal ini karena kondisi stadion yang cukup mumpuni di kancah nasional. Dijadikannya Stadion Bakti Karya sebagai tuan rumah Liga 3 Regional Jambi merupakan sebuah pembuktian.

Stadion Bakti Karya Kuala Tungkal berada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Stadion yang menjadi markas PERSITAJ ini hanya mampu menampung 1300 penonton (seat). Walaupun hanya mampu menampung sedikit penonton, stadion ini merupakan salah satu stadion dengan pencahayaan cukup baik di Provinsi Jambi.

tuan rumah asian games
Stadion Karya Bhakti Kuala Tungkal [Sumber Gambar]
Walaupun kedua stadion ini masih jauh dari standar internasional. Tapi, tapi kan… kalau Jambi mau jadi tuan rumah Asian Games, kualitas stadionnya harus di-upgrade lah ya. Asian Games inikan ajang olahraga terbesar di Asia, masa sih kito dak mau ngasih yang terbaik buat tamu.

Lihat halaman berikutnya

Related posts

Kangen Permainan Masa Kecil “Sumputan”

Arya Adhitya

Lagu Legendaris Injit Injit Semut, Dialekito Karaoke #1

Reiki Nauli

10 Pengetahuan yang didapat dari Menonton Film Sokola Rimba

Latoiful Manan

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More