Gulai Tekuyung, Olahan Mollusca yang Menggoyang Lidah

Selama ini, tempoyak, pempek, dan dodol/gelamai kerap menjadi jawaban atas pertanyaan kuliner khas Jambi. Padahal, Jambi memiliki puluhan makanan lokal dengan cita rasa yang otentik dan menggoyang lidah. Salah satunya adalah gulai siput atau yang oleh orang Jambi biasa disebut gulai tekuyung.

Tekuyung merupakan sejenis siput yang hidup di sungai dan biasanya menempel di bebatuan. Bagi kebanyakan orang, hewan lunak berlendir ini sering kali dicap sebagai hewan menjijikan. Namun ditangan warga Jambi, hewan bercangkang ini diolah menjadi sajian lezat. Sebagai pelengkap, biasanya gulai ini juga dicampur dengan sayur pakis ataupun leunca (rimbang).

Gulai tekuyung merupakan makanan khas hampir semua daerah di Provinsi Jambi. Kendati demikian, tidak semua daerah memiliki rumah makan yang menjajakan panganan unik ini. Kanti yang ingin mencicipi gulai ini dapat menjambangi RM Salero Dusun di Pasar Bawah Kota Bangko, Dapur Merangin yang tidak jauh dari DPRD Merangin, Resto Valencia di Bukit Tiung, atau Resto Kajang Lako di Depan RSUD Raden Mataher Kota Jambi. Dengan merogoh kocek sebesar sepuluh hingga dua puluh ribu rupiah, Kanti dapat menikmati semangkok gulai tengkuyung beserta nasi putih hangat.

Sementara itu, bagi Kanti yang berada di luar Jambi ataupun yang di Jambi namun di daerahnya tidak menemukan rumah makan yang menjual gulai tekuyung, Kanti dapat menjajal membuatnya di rumah. Bahan utama yang dibutuhkan cukup sederhana, yakni tekuyung serta pakis atau leunca. Dilansir dari cookpad, bahan pelengkap yang perlu Kanti sediakan adalah; 3 lembar daun kunyit, 2 batang sereh (geprek), 1 batang lengkuas ukuran sedang (geprek), 700 ml santan kelapa, dan air. Sementara itu, bumbu halus yang dibutuhkan tak jauh berbeda dengan bumbu gulai pada umumnya, yaitu;  10 buah cabai kering, 8 buah cabai rawit, 7 siung bawang merah, 5 siung bawang putih, 3 ruas jari kunyit, 2 ruas jari jahe, 1 sdm ketumbar, dan 3 buah kemiri.

Cara membuatnya pun terbilang cukup sederhana. Pertama, potong buntut tekuyung  lalu cuci bersih serta cuci daun pakis dan rimbang. Kedua, cincang halus daun kunyit. Ketiga, haluskan bumbu halus kemudian tumis bumbu halus hingga tercium aroma harum menggunakan minyak secukupnya, lalu masukan sereh dan lengkuas. Keempat, masukan air secukupnya lalu tunggu hingga mendidih, jika air sudah mendidih masukan tekuyung dan masak selama 15-20 menit. Kelima, masukan santan air kelapa dan daun kunyit yang sudah dicincang tadi. Terakhir, masukan daun pakis dan rimbang lalu beri garam dan bumbu penyedap rasa sesuai selera. Gulai tekuyung siap disajikan.

Cukup mudah bukan? Selain bahan dasarnya, cara memakan olahan hewan mollusca ini juga tak kalah unik. Kanti harus menyedot langsung bagian daging tekuyung dari cangkangnya. Bagi Kanti yang sudah memiliki jam terbang tinggi, tentu tidak akan kesulitan melakukannya. Namun bagi yang baru mencoba, Kanti sebaiknya menggukan tusuk gigi atau sejenisnya untuk mengeluarkan daging tekuyung dari cangkangnya. Selamat mencoba Kanti. 

Sekarang tak sulit lagi kan mencari makanan khas daerah Jambi karena semua informasi seputar Jambi dapat Kanti temui dengan mudah di dialekito.com.

Related posts

Ikan Masak Tempoyak, Kuliner Khas Tanah Melayu

Reiki Nauli

Gandus, si Putih Gurih dari Jambi-Palembang

Haviz Kurniawan

Tempoyak, Kuliner olahan durian yang Khas dari Bumi Melayu

Haviz Kurniawan

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More