5 Fakta Menarik tentang “Mobil Angkot” Angkutan Kota Jambi

Mobil angkot atau angkutan kota merupakan salah satu moda transportasi yang ada di Jambi. Apabila ibu-ibu belok kiri tapi sign kanan disebut dengan ratu jalanan, maka angkot adalah raja jalanan. Angkot dapat berhenti dimanapun dan kapanpun tergantung mood abang-abang sopirnya. Angkot punya banyak nama inisial misalnya, mikrolet (Jakarta), bemo (Surabaya) pete-pete (Makassar), Sudako (Medan), Angkota (Malang) dan Taksi (Bengkulu).

Kalau qlean generasi 90an yang sekolah SMP dan SMAnya di Jambi pasti merasakan momen dimana milih mobil angkot berasa jadi juri lomba modifikasi automotif. Angkot kalau dak ceper dan musik dak bedentum kurang asik. Bagi sebagian orang bahkan rela menunggu asalkan naik angkot full modifikasi.

Berikut tim Dialekito rangkum 5 fakta menarik tentang mobil angkot di Jambi yang harus kalian ketahui.

1. Beda Warna, Beda Trayek

mobil angkot jambi
Mobil angkot “ngetem” nunggu penumpang

Terdapat empat warna angkot di Jambi yaitu merah, biru, kuning, hijau. Setiap warna sudah memiliki rute masing-masing. Meskipun angkot tergolong alat transportasi paling murah di Jambi, tapi bisa jadi mahal kalau kalian salah naik angkot dan harus tukar-tukar angkot. Misal qlean dari Simpang Rimbo akan menuju ke Tugu Juang maka sudah pasti naik mobil angkot kuning, trayek ke Pasar Angso Duo.

Nah, supaya hal tersebut tidak terjadi berikut tim Dialekito kasih pedoman naik angkot dan trayek berdasarkan warna di Kota Jambi, cek disini.

2. “Modifikasi” Number One !

mobil angkot jambi
Pimp my Ride dengan Kearifan Lokal

ora modif ora dicinta. Terdapat dua kategori kelas dalam dunia per-angkotan. Mobil angkot full modif dan mobil angkot standar. Kalau mobil angkot standar biasanya kebanyakan penumpang ibu-ibu yang mau pergi ke pasar dan ibu-ibu yang bawa anak bayi. Nah kalau mobil angkot full modifikasi banyak anak mudanya.

3. Bangku Panjang 7, Bangku Pendek 5 ya !

mobil angkot jambi
Bete di dalam angkot

“itu yang kecil duduk di atas speaker yo ! “. Pernah ndak qlean dengar kenek angkot teriak gitu?.  Perlu kita ketahui bersama bahwa kapasitas standar angkot adalah enam orang di bangku panjang, empat orang di bangku pendek dan 1 orang penumpang duduk di depan dekat dengan supir. Ukuran tersebut berlaku kalau penumpang angkot adalah orang-orang yang ideal, tidak gemuk hehe.

Akan tetapi apalah daya kita kaum qismin hehe ditambah abang kenek kadang dak punya perasaan. Selama masih ada space kosong, penumpang terus diangkut. Udah dak muat haha ?, tenang bangku depan bisa diisi tiga orang. Kalau qlean pernah duduk ngangkangin persneling gigi mobil angkot pasti tahu rasanya gimana haha.

4. Gentolan

mobil angkot jambi
“Gentolan” di Angkot. Mendekatkan diri kepada yang Maha Kuasa

yang pernah gentolan mana suaranya ?. Tidak hanya di Jambi, mayoritas pelajar memang punya hobi berdiri di pintu angkutan umum meskipun bangku di dalam masih banyak kosong. Legenda mengatakan kalau gentolan bisa turun lebih cepat, dapat angin jadi adem. Bahkan menurut salah satu sumber yang diragukan kredibilitasnnya, apabila gentolan di pintu angkot bayar ongkosnya lebih murah.

Misal, ongkos dewasa Rp 10.000. Kalau qlean pelajar bisa dapat potongan sampai setengahnya jadi Rp. 5000 saja. Bayangkan kalau qlean pelajar terus gentolan, cukup bayar Rp. 2500 saja haha. 

5. Boleh ngak Bayar, asalkan…

mobil angkot jambi
lah kog abang baju biru ikutan lagi syantik?

Nah ini tips dan trik khusus cewek, kalau qlean cowok jangan pernah mencobanya ! Rata-rata cewek ABG (Anak Baru Gede), siswi sekolah SMP dan SMA punya abang angkot idaman. Kenapa disebut idaman? karena sering diperbolehkan naik angkot tapi dak bayar.

Syaratnya sangat mudah, qlean para cewek dak harus cantik ataupun manis, yang terpenting itu qlean supel, enak diajak bercanda dan kalau digombalin malu-malunya sedikit aja, jangan malah jual mahal haha. Biarkan abang angkot berkhayal. Biarkan dia terbang sampai langit ke tujuh setelah itu hempaskan sampai ke perut bumi. Yang penting ongkos gratis haha. 

Tulisan ini diedit oleh : Haviz Kurniawan | Refrensi featured image

Related posts

5 Alasan Kenapa Orang Jambi Pacaran di Jembatan

Reiki Nauli

Membayangkan Kecantikan Gadis Rimbo Bujang, Dialekito Karaoke #2

Reiki Nauli

Kangen Permainan Masa Kecil “Sumputan”

Arya Adhitya

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More