Image default
Profil

Claudia Kam, Perempuan Jambi Berprestasi Multitalenta

Claudia Kam adalah gadis Jambi kelahiran tahun 1981 di Jelutung. Anak bungsu dari tujuh bersaudara tersebut adalah pebalet lulusan Beijing Dance Academy dan Christine Wlash Dance Centre Australia. Setelah menamatkan pendidikan tari balet, Claudia Kam kemudian mendirian sanggar tari bernama Indonesia Dance Theatre (IDT) bersama dengan salah satu temannya Sisilia Oei pada tahun 2015. Dance company yang diinisiasi oleh Claudia Kam tersebut tidak hanya mengajarkan tari balet, sebagai bentuk kecintaanya kepada Indonesia IDT juga mengajarkan tari-tari tradisional seperti Lenggang dari Jakarta, Jaipong dan Pakarena dari Sulawesi serta tari Ondel-Ondel.

IDT dibentuk untuk menjawab keresahan Claudia Kam dan para sahabat yang merasa gelisah dengan dunia seni tari di Indonesia masih dipandang sebelah mata dan belum mendapatkan apresiasi. Penari masih dianggap sebagai sebuah profesi yang tidak dapat menjanjikan masa depan.

Selain menekuni seni tari, Claudia Kam juga merupakan seorang penyanti profesional yang lagu-lagunya sudah didengar sampai ke mancanegara. Pada akhir tahun 2016 di bulan Desember, Claudia Kam meluncurkan album “Beloved”¬†Hongkong dan Macau. Album tersebut berisi lagu-lagu rohani dan segmen pasar yang dituju mulai dari umur 19 sampai dengan 50 tahun. Album tersebut berisi enam lagu berbahasa Indonesia dan lima lagu berbahasa Mandarin

Lewat lagu-lagu di album¬†“Beloved”,¬†Claudia Kam ingin menyampaikan pesan kepada semua orang terutama wanita di Jambi untuk tidak takut mempunyai mimpi, jangan terlalu sibuk dengan kehidupan dan jangan lupa kasih kepada tuhan serta keluarga. Lagu-lagu di album¬†“Beloved”¬†diangkat dari kisah nyata kehidupan Claudia. Selama proses penulisan lagu, Claudia Kam¬†flashback tentang kehidupannya yang tidak pernah diajarkan untuk mengeluh dan bersifat manja. Selain seni tari dan tarik suara. Klaudia Cam juga memiliki sekolah¬†Make Up Artist¬†yang hingga saat ini masih berjalan.

Claudia Kam yang didampingi oleh Produser Yan Riadi dan Wendi mengakatakan kepada Jambiupdate “Saya senang lahir di Jambi, saya orang Jambi, saya senang jadi orang Jambi, saya berjanji akan selamanya membawa nama Jambi”.

Referensi featured image

Related posts

Black Angel Jambi, Band Musik Rock Asal Jambi

Arya Adhitya

Henvega Franius, Kreator Fotografi Landscape Jambi

Arya Adhitya

Rumah Batik Siti Hajir, Membuat Batik dengan Pewarna Bahan Alam

Arya Adhitya

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More